Dana BOS Diduga Dikorupsi 650 Juta, Polisi Periksa 20 Guru

Ruangguru.my.id_Polresta Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB) menyelidiki kasus dugaan korupsi dana bantuan operasional sekolah (BOS) di SD Negeri 19 Cakranegara. Sejauh ini, penyidik telah memeriksa 20 orang guru dan eks guru.

Kasat Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polresta Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa menjelaskan, selain 20 guru dan eks guru, penyidik Reskrim Polresta Mataram telah memeriksa 17 orang rekanan atau mitra kerja. Mereka ditanyai seputar pekerjaaan pengadaan alat tulis kantor (ATK) saat renovasi gedung dan perbaikan taman sekolah.

“Kami minta keterangan dari mereka terkait bahan bangunan, ATK, perbaikan-perbaikan ataupun penyediaan makanan dan minuman,” kata Kadek Adi Budi Astawa di Mataram, Selasa (18/8/2020).

Kadek Adi Budi Astawa juga mengatakan, saat ini penyidik belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi BOS SDN 19 Cakranegara. Untuk penetapan tersangka akan dilakukan setelah rilis resmi Polresta Mataram bersama Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTB yang diagendakan akan dilangsungkan dalam waktu dekat.

“Jadi, modus yang digunakan poleh terduga, karena sampai saat ini kami masih belum menetapkan tersangka, menggunakan data fiktif ataupun mark up. Sampai detik ini kami masih akan menentukan jadwal untuk ekpose,” katanya.

Kadek mengatakan, Polresta Mataram dan BPKP NTB juga akan menyampaikan secara resmi besar kerugian negara pada kasus dugaan korupsi dana BOS SDN 19 Cakranegara yang terjadi pada tahun anggaran 2015-2017. Namun, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, jumlah kerugian negara dalam kasus ini diperkirakan mencapai Rp650 juta.

“Estimasi kerugian negara berdasarkan hasil penyidikan mencapai Rp650 juta yang timbul akibat laporan fiktif dan mark up anggaran jumlah biaya kegiatan,” kata Kasat Reskrim Polresta Mataram. (inews.id)
loading...

Belum ada Komentar untuk "Dana BOS Diduga Dikorupsi 650 Juta, Polisi Periksa 20 Guru"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel