IGI Buka Program Guru Kunjung, Honorer Bisa Ikut, Dapat Tunjangan Rp800 Ribu

Ruangguru.my.id_Kabar baik bagi profesi guru di tengah pandemi, Ikatan Guru Indonesia (IGI) saat ini membuka layanan “Guru Kunjung”. Di mana setiap guru yang terjun langsung mengajar kepada murid yang tak bisa mengikuti pembelajaran daring akan diberi imbalan Rp 800 ribu.

Ketua Umum IGI nonaktif, Muhamamd Ramli Rahim mengatakan, bagi guru yang berminat bisa langsung mengakses website IGI. Kemudian memilih opsi “Guru Kunjung”. Di dalamnya sudah lengkap pedoman apa yang mesti dilakukan.

“Dibuka saja di website IGI. www.igi.or.id. Itu sudah ada di situ, tinggal ketik di pencariannya “guru kunjung”, sudah muncul cara daftarnya seperti apa, onlinenya seperti apa, sudah lengkap semua,”katanya.

Kabar baiknya, kata Ramli, program ini dibuka secara umum untuk semua guru. Bukan untuk PNS saja, guru honorer bisa ikut. Bahkan, tanpa tahapan seleksi.

“Siapa saja. Yang penting guru pendidikan formal. Tidak ada batasan. Yang honorer lebih kita suka,” bebernya.

Ia menegaskan agar guru yang ingin ikut agar segera mendaftar secepatnya. Saat ini kuotanya hanya disiapkan 125 orang saja. Apalagi sekarang sudah ada 75 orang yang sudah melakukan registrasi.

“Pendaftaran sampai tanggal 20 September saja atau sampai kuotanya cukup. Kalau 125 sudah lengkap semua persyaratannya, itu sudah tutup. Biarpun mereka daftar, tidak bisa dapat,” jelasnya.

Adapun dananya, Ramli mengaku mendapat donasi. Kemudian IGI sebagai wadah menyalurkan donasi sebagai wujud kesejahteraan bagi guru.

” Jadi kita memang kebetulan ada donasi yang dikumpulkan. Itu lewat IGI disalurkan. Itu jumlahnya 250 juta awalnya, tapi karena kita bagi kepelatihan juga, akhirnya itu ada 125 juta yang bisa kita bagikan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Ramli menuturkan, program ‘Guru Kunjung’ merupakan apresiasi bagi guru yang berani melewati batas pengabdian dengan terjun langsung menemui murid yang kesulitan belajar daring.

“Di Makassar ini banyak yang tidak punya handphone. Bahkan ada siswa yang tiga bersaudara, handphonenya cuma satu. Jadi mereka harus berebut. Jadi mengunjungi mereka itu menurut kami adalah pekerjaan di luar batas pengabdian. Lebih dari itu,” imbuhnya.

Lewat program Guru Kunjung ini, diharapkan bisa membantu siswa yang kurang mampu menghadapi pembelajaran daring di tengah pandemi. Sekaligus memberikan pendapatan tambahan bagi guru.

“Yang menarik itu misalnya, ya kalau misalnya yang didatangi orang kaya ya biasa aja kan, tapi ini kan kita berharap itu yang tinggal di lorong-lorong, yang memang alasannya mendatangi itu karena tidak punya alat, bahkan mungkin tidak ada signal,” tutupnya.

loading...

Belum ada Komentar untuk "IGI Buka Program Guru Kunjung, Honorer Bisa Ikut, Dapat Tunjangan Rp800 Ribu"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel